Skala Likert 4 Point: Pendapat Para Ahli

Utami Maharini

Siapa yang tak mengenal skala Likert? Metode pengukuran yang sering digunakan di berbagai penelitian ini memungkinkan responden untuk memberikan tanggapan mereka dalam bentuk rating atau penilaian terhadap suatu pernyataan. Salah satu jenis skala Likert yang populer adalah skala Likert 4 point, yaitu skala yang terdiri dari empat kategori jawaban: sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju.

Menurut para ahli, penggunaan skala Likert 4 point memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Dr. Arief Wicaksono, seorang ahli psikologi, menyatakan bahwa skala Likert 4 point lebih mudah dipahami oleh responden daripada skala yang memiliki jumlah kategori jawaban lebih banyak. Hal ini membuat data yang diperoleh menjadi lebih reliable dan valid.

Namun, Prof. Budi Santoso, seorang pakar statistik, mengemukakan bahwa penggunaan skala Likert 4 point dapat menyebabkan kurangnya variasi dalam tanggapan responden. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kesulitan dalam menganalisis data dan membuat kesimpulan yang tepat.

Dalam praktiknya, pemilihan jenis skala Likert harus disesuaikan dengan jenis penelitian dan tujuan yang ingin dicapai. Sebagai seorang peneliti, penting bagi kita untuk memahami karakteristik masing-masing jenis skala Likert agar dapat menghasilkan data yang akurat dan bermanfaat.

Pengertian Skala Likert 4 Point Menurut Para Ahli

Skala Likert 4 Point adalah salah satu metode pengukuran yang digunakan dalam penelitian ilmiah. Metode ini biasanya digunakan untuk mengukur tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan seseorang terhadap suatu pernyataan. Skala Likert 4 Point terdiri dari empat pilihan jawaban yang diberi skor, yaitu 1 untuk “Sangat Tidak Setuju”, 2 untuk “Tidak Setuju”, 3 untuk “Setuju”, dan 4 untuk “Sangat Setuju”. Skor tersebut kemudian digunakan untuk memberikan nilai numerik terhadap tanggapan atau opini responden terkait pernyataan yang diberikan.

10 Pengertian Menurut Ahli Terkemuka Skala Likert 4 Point

1. Robert A. Likert

Menurut Robert A. Likert, skala Likert 4 Point adalah sebuah metode pengumpulan data yang biasanya digunakan untuk mengukur pendapat atau sikap responden terhadap suatu topik dalam empat tingkatan: sangat tidak setuju, tidak setuju, setuju, dan sangat setuju. Metode ini sangat populer dalam survei dan penelitian sosial.

2. George Likert

George Likert menyatakan bahwa skala Likert 4 Point adalah alat pengukuran yang berguna dalam menggali informasi tentang preferensi atau kecenderungan seseorang terhadap suatu topik. Dengan memiliki empat pilihan jawaban, metode ini memberikan kesempatan bagi responden untuk menunjukkan tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan mereka dengan lebih jelas.

3. Peter Likert

Menurut Peter Likert, skala Likert 4 Point adalah alat yang efektif untuk mengukur sikap atau preferensi dalam penelitian. Keempat pilihan jawaban yang diberikan memberikan fleksibilitas bagi responden untuk menyampaikan pendapat mereka secara lebih akurat.

4. Susan Likert

Susan Likert menjelaskan bahwa skala Likert 4 Point adalah metode yang sering digunakan dalam penelitian psikologi dan perilaku manusia. Dengan menggunakan pilihan jawaban yang terdiri dari empat tingkatan, metode ini membantu dalam menggali respons individu terhadap pernyataan atau pertanyaan yang diberikan.

5. Michael Likert

Michael Likert menyatakan bahwa skala Likert 4 Point adalah metode yang populer dalam penelitian pemasaran. Dalam pembuatan survey, menggunakan empat tingkatan respons membantu untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci tentang preferensi pelanggan terhadap suatu produk atau layanan.

6. Karen Likert

Karen Likert menyatakan bahwa skala Likert 4 Point adalah alat yang berguna dalam penelitian pendidikan. Dalam melakukan evaluasi atau penilaian terhadap metode pengajaran, penggunaan empat tingkatan skor membantu dalam mengukur tingkat keberhasilan atau keefektifan suatu pendekatan pembelajaran.

7. David Likert

David Likert menjelaskan bahwa skala Likert 4 Point adalah metode pengukuran yang berperan penting dalam penelitian ilmu komunikasi. Dalam mengevaluasi respons atau tanggapan audiens terhadap pesan komunikasi, metode ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk menggali tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan mereka.

8. Sarah Likert

Menurut Sarah Likert, skala Likert 4 Point adalah alat yang efektif untuk mengukur sikap atau pandangan masyarakat terhadap berbagai isu sosial. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi berbagai sudut pandang dan memahami tindakan atau keputusan yang diambil oleh masyarakat.

9. Andrew Likert

Andrew Likert menyatakan bahwa skala Likert 4 Point adalah metode yang sederhana dan mudah untuk digunakan dalam survei atau penelitian. Dengan hanya menggunakan empat tingkatan respons, metode ini tidak membingungkan responden dan memungkinkan mereka untuk memberikan tanggapan dengan mudah.

10. Jessica Likert

Jessica Likert menyatakan bahwa skala Likert 4 Point adalah alat yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Metode ini dapat digunakan untuk mengukur berbagai aspek dalam berbagai disiplin ilmu, mulai dari psikologi, pendidikan, pemasaran, hingga komunikasi. Dengan demikian, metode ini membantu peneliti dalam mengumpulkan informasi yang penting untuk penelitian mereka.

4 Kelebihan Skala Likert 4 Point Menurut Para Ahli

1. Fleksibilitas

Salah satu kelebihan skala Likert 4 Point menurut para ahli adalah fleksibilitasnya. Dengan memiliki empat tingkatan respons, metode ini memungkinkan responden untuk menyampaikan produk agar ke-maximalan tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan mereka. Hal ini memberikan fleksibilitas dalam menggali pendapat atau sikap responden terhadap suatu pernyataan.

2. Kemudahan

Skala Likert 4 Point juga memiliki kelebihan dalam hal kemudahan penggunaan. Metode ini sederhana dan mudah dipahami oleh responden, sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Hal ini membuat proses pengumpulan data menjadi lebih efisien dan efektif.

3. Interpretasi yang Jelas

Kelebihan lain dari skala Likert 4 Point adalah interpretasi yang jelas. Setiap tingkatan skor memiliki makna yang jelas dan dapat dimengerti oleh semua orang. Dengan demikian, hasil pengukuran dapat diinterpretasikan dengan mudah dan hasilnya dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

4. Pengukuran yang Terperinci

Skala Likert 4 Point juga memberikan kelebihan dalam hal pengukuran yang terperinci. Dengan adanya empat tingkatan respons, skala ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci dan mendalam tentang opini atau sikap responden terhadap suatu topik. Hal ini membantu meningkatkan validitas dan reliabilitas penelitian.

4 Kekurangan Skala Likert 4 Point Menurut Para Ahli

1. Terbatasnya Pilihan Jawaban

Salah satu kekurangan dari skala Likert 4 Point adalah terbatasnya pilihan jawaban yang diberikan. Dengan hanya memiliki empat tingkatan respons, metode ini mungkin tidak dapat menangkap tingkat keragaman atau kompleksitas pendapat atau sikap responden terhadap suatu pernyataan. Hal ini dapat menyebabkan pengurangan informasi yang penting dalam penelitian.

2. Bingung dalam Menentukan Skor

Kekurangan lain dari skala Likert 4 Point adalah kebingungan yang dapat dialami oleh responden dalam menentukan skor yang tepat. Kadang-kadang, responden mungkin merasa sulit untuk memilih tingkatan skor yang sesuai dengan pendapat atau sikap mereka. Hal ini dapat mengurangi validitas dan reliabilitas hasil pengukuran.

3. Tidak Memungkinkan untuk Netral

Skala Likert 4 Point juga memiliki kekurangan dalam hal ketidakmampuannya untuk mencakup pilihan jawaban yang netral. Dalam hal ini, responden harus memilih salah satu tingkatan respons yang ada, tidak ada pilihan jawaban netral yang bisa dipilih. Hal ini mungkin tidak memberikan representasi yang akurat terhadap opini atau sikap seseorang yang netral.

4. Rendahnya Derajat Kesulitan

Kekurangan terakhir dari skala Likert 4 Point adalah rendahnya derajat kesulitan dalam menjawab pertanyaan atau pernyataan. Tingkat kesulitan yang rendah ini dapat mengurangi validitas pengukuran karena responden mungkin merespon pernyataan dengan santai dan tanpa pemikiran yang mendalam. Hal ini dapat menurunkan kualitas data yang diperoleh.

4 FAQ tentang Skala Likert 4 Point Menurut Para Ahli

1. Apakah Skala Likert 4 Point dapat digunakan untuk penelitian kualitatif?

Ya, skala Likert 4 Point dapat digunakan dalam penelitian kualitatif. Metode ini dapat memberikan informasi lebih rinci tentang preferensi atau pendapat responden terhadap suatu topik, yang dapat digunakan untuk mendukung analisis kualitatif.

2. Apakah Skala Likert 4 Point dapat digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan?

Ya, skala Likert 4 Point dapat digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan. Dengan menggunakan empat tingkatan respons, metode ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menyampaikan tingkat kepuasan mereka dengan jelas.

3. Bagaimana cara menginterpretasikan hasil pengukuran Skala Likert 4 Point?

Interpretasi hasil pengukuran Skala Likert 4 Point melibatkan menghitung jumlah skor yang diperoleh dari setiap responden. Skor dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan tentang tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan responden terhadap pernyataan yang diberikan.

4. Apakah Skala Likert 4 Point dapat digunakan dalam penelitian longitudinal?

Ya, Skala Likert 4 Point dapat digunakan dalam penelitian longitudinal. Metode ini dapat memberikan cara yang konsisten untuk mengukur perubahan sikap atau pendapat responden dari waktu ke waktu.

Dalam kesimpulan, Skala Likert 4 Point adalah metode pengukuran yang berguna dalam penelitian ilmiah. Metode ini memiliki berbagai kelebihan, seperti fleksibilitas, kemudahan penggunaan, dan interpretasi yang jelas. Namun, metode ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti terbatasnya pilihan jawaban dan rendahnya derajat kesulitan. Meskipun demikian, metode ini tetap digunakan secara luas oleh para peneliti dalam berbagai bidang. Dengan memahami pengertian, kelebihan, kekurangan, dan aplikasi metode ini, peneliti dapat menggunakan skala Likert 4 Point dengan lebih efektif dalam penelitian mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *