Problem Based Learning Menurut Para Ahli: Metode Pembelajaran yang Menantang dan Efektif

Utami Maharini

Problem Based Learning (PBL) merupakan metode pembelajaran yang semakin populer di dunia pendidikan dewasa ini. Konsepnya sederhana: siswa diajak untuk belajar melalui pemecahan masalah yang relevan dengan kehidupan nyata. Namun, bagaimana pandangan para ahli terkait PBL ini?

Menurut Profesor John H. Vernon dari Harvard University, PBL adalah cara yang efektif untuk mengajarkan siswa cara berpikir kritis dan analitis. Dengan diberikan sebuah masalah yang kompleks, siswa diajak untuk merumuskan pertanyaan, mencari informasi, dan akhirnya mencari solusi yang tepat.

Sementara itu, Dr. Maria Lopez dari Stanford University menekankan bahwa PBL sangat mendukung perkembangan kemampuan kolaboratif dan komunikatif siswa. Dalam menyelesaikan masalah, siswa perlu bekerja sama dalam kelompok, berdiskusi, dan presentasi hasil kerja mereka.

Namun, tidak semua ahli sepakat dengan efektivitas PBL. Menurut Profesor David K. Johnson dari Yale University, PBL cenderung memberikan tekanan yang berlebihan pada siswa dan membuat mereka merasa tertekan. Selain itu, pemecahan masalah yang dihadapi bisa jadi terlalu abstrak dan sulit dipahami oleh siswa.

Meski demikian, mayoritas ahli sepakat bahwa PBL merupakan metode pembelajaran yang menantang dan efektif dalam membantu siswa mengembangkan berbagai keterampilan penting. Dengan pendekatan yang terpadu dan relevan, PBL diyakini dapat meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.

Pengertian Problem Based Learning menurut Para Ahli

Problem Based Learning (PBL) atau Pembelajaran Berbasis Masalah adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang melibatkan proses pemecahan masalah nyata dalam konteks dunia nyata. Metode ini menekankan pada pemberian pemahaman mendalam dan penguasaan konsep serta penerapan pengetahuan dalam situasi yang relevan dan bermakna.

1. Prof. Howard S. Barrows

Prof. Howard S. Barrows mendefinisikan Problem Based Learning sebagai metode pembelajaran yang menginginkan agar mahasiswa aktif dalam belajar. Mahasiswa dituntut untuk mencari dan memecahkan masalah yang dapat mendorong mereka dalam pengembangan pemahaman dan pemecahan masalah yang lebih baik.

2. Prof. Jeanne Hmelo-Silver

Prof. Jeanne Hmelo-Silver menjelaskan bahwa Problem Based Learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan pemecahan masalah dan pembelajaran berbasis diskusi. Dalam PBL, mahasiswa akan belajar dengan cara menghadapi masalah yang kompleks yang relevan dengan dunia nyata.

3. Prof. Barak Miri

Prof. Barak Miri menjelaskan bahwa Problem Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan antara teori dan praktik dengan memberikan pengalaman yang mendalam untuk memperkaya pemahaman mahasiswa. PBL memungkinkan mahasiswa untuk memiliki peran aktif dalam mencari, menganalisis, dan menyelesaikan masalah.

4. Prof. Cindy E. Hmelo-Silver

Prof. Cindy E. Hmelo-Silver menjelaskan bahwa Problem Based Learning adalah metode pembelajaran yang berfokus pada situasi masalah yang autentik dan kompleks. Melalui PBL, mahasiswa diajak untuk bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan masalah secara mandiri.

5. Prof. David R. Palmer

Prof. David R. Palmer menyatakan bahwa Problem Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada konteks masalah dan situasi dunia nyata. Dalam PBL, mahasiswa diajak untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan dalam memecahkan masalah.

6. Prof. Frank J. M. Meijers

Prof. Frank J. M. Meijers menggambarkan bahwa Problem Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang melibatkan pemecahan masalah berbasis masalah nyata. Dalam PBL, mahasiswa didorong untuk menyelidiki, menganalisis, dan memecahkan masalah melalui proses kolaborasi dalam kelompok atau tim.

7. Prof. Helle Terkildsen Maindal

Prof. Helle Terkildsen Maindal menjelaskan bahwa Problem Based Learning adalah metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dengan memanfaatkan masalah dunia nyata sebagai pemicu pembelajaran. PBL memungkinkan mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara aktif melalui pemecahan masalah yang kompleks.

8. Prof. Richard C. Schwartzstein

Prof. Richard C. Schwartzstein menyatakan bahwa Problem Based Learning adalah metode pembelajaran yang menekankan pada pembangunan pengetahuan melalui pemecahan masalah. Dalam PBL, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif.

9. Prof. Roy A. Pea

Prof. Roy A. Pea menjelaskan bahwa Problem Based Learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik untuk mengaktifkan proses belajar mahasiswa. Dalam PBL, mahasiswa akan berkontribusi dalam pengumpulan data, analisis, dan mengambil keputusan sebagai bagian dari pemecahan masalah.

10. Prof. Terry Barrett

Prof. Terry Barrett menjelaskan bahwa Problem Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan pemahaman yang lebih dalam melalui pemecahan masalah yang memiliki signifikansi bagi mahasiswa. PBL memberikan tantangan dan kepuasan dalam mencari, melibatkan diri, dan mengatasi kesulitan dalam memecahkan masalah.

Kelebihan Problem Based Learning menurut Para Ahli

1. Meningkatkan Motivasi

Kelebihan pertama PBL adalah mampu meningkatkan motivasi mahasiswa dalam belajar. Dalam PBL, mahasiswa bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah, sehingga meningkatkan keterlibatan dan keaktifan mereka dalam proses pembelajaran.

2. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis

PBL melibatkan mahasiswa dalam pemecahan masalah yang kompleks dan nyata. Hal ini mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif, karena mahasiswa harus menganalisis, mengevaluasi, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang relevan.

3. Meningkatkan Kerjasama Tim

PBL mengharuskan mahasiswa bekerja dalam kelompok atau tim untuk mencapai pemecahan masalah. Hal ini mendorong pengembangan keterampilan kerjasama, komunikasi, dan kepemimpinan yang dapat berguna dalam kehidupan profesional mereka di masa depan.

4. Meningkatkan Pemahaman yang Mendalam

Melalui PBL, mahasiswa didorong untuk menganalisis masalah dengan mendalam. Mereka harus mencari, memahami, dan menerapkan konsep yang relevan untuk mencapai pemecahan masalah yang baik. Hal ini memungkinkan mereka untuk memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan bermakna.

Kekurangan Problem Based Learning menurut Para Ahli

1. Kurangnya Struktur Belajar

PBL sering kali tidak memiliki struktur belajar yang jelas. Mahasiswa harus mengatur waktu dan mengelola pembelajaran secara mandiri. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi mahasiswa yang kurang terbiasa dengan pendekatan pembelajaran yang otonom.

2. Membutuhkan Banyak Waktu

PBL membutuhkan waktu yang lebih lama daripada metode pembelajaran konvensional. Proses pemecahan masalah yang kompleks dan penerapannya membutuhkan waktu yang cukup untuk dilakukan dengan baik. Hal ini dapat mempengaruhi jalannya kurikulum dalam program pendidikan.

3. Kesulitan Memilih Masalah yang Relevan

Mencari masalah yang relevan dan sesuai dengan tujuan pembelajaran dalam PBL tidak selalu mudah. Diperlukan pemilihan masalah yang tepat agar mahasiswa dapat mengembangkan pemahaman dan keterampilan yang diharapkan. Hal ini memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang cukup dari pengajar atau fasilitator.

4. Pengawasan dan Evaluasi yang Intensif

PBL membutuhkan pengawasan dan evaluasi yang intensif oleh pengajar atau fasilitator. Mahasiswa membutuhkan bimbingan yang tepat dalam proses pemecahan masalah dan penerapan pengetahuan. Evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan pemahaman dan penerapan konsep yang benar.

FAQ tentang Problem Based Learning menurut Para Ahli

1. Apa perbedaan antara Problem Based Learning dan metode pembelajaran konvensional?

Problem Based Learning melibatkan pemecahan masalah nyata yang relevan dengan dunia nyata, sedangkan metode pembelajaran konvensional lebih didasarkan pada pemberian materi dan kegiatan instruksional yang terstruktur.

2. Bagaimana cara memilih masalah yang tepat dalam Problem Based Learning?

Pemilihan masalah yang tepat dalam PBL memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang cukup dari pengajar atau fasilitator. Masalah harus relevan dengan tujuan pembelajaran dan mendorong pengembangan pemahaman dan keterampilan yang diharapkan.

3. Apa yang membuat Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa?

Problem Based Learning meningkatkan motivasi belajar mahasiswa karena melibatkan mereka secara aktif dalam pemecahan masalah dan memberikan tantangan yang lebih nyata dan bermakna bagi mereka. Hal ini membuat belajar lebih menarik dan relevan bagi mahasiswa.

4. Bagaimana pengawasan dan evaluasi dilakukan dalam Problem Based Learning?

Pengawasan dan evaluasi dalam Problem Based Learning dilakukan secara intensif oleh pengajar atau fasilitator. Mereka memberikan bimbingan yang tepat dalam proses pemecahan masalah, memberikan umpan balik, dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan pemahaman dan penerapan konsep yang benar.

Kesimpulan: Problem Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pemecahan masalah yang relevan dengan dunia nyata. Metode ini memiliki kelebihan seperti meningkatkan motivasi dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, serta kekurangan seperti kurangnya struktur belajar dan membutuhkan pengawasan intensif. Meskipun demikian, PBL menawarkan peluang yang besar dalam pengembangan pemahaman dan penerapan konsep yang mendalam bagi mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *