Pengertian Telemarketing Menurut Para Ahli

Utami Maharini

Telemarketing, siapa yang tidak pernah mendengar istilah ini? Menurut para ahli, telemarketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang menggunakan telepon sebagai medium utama untuk menghubungi konsumen potensial. Menjalankan telemarketing membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik, kesabaran, dan tentunya ketekunan.

Menurut Philip Kotler, seorang pakar pemasaran ternama, telemarketing merupakan metode pemasaran langsung yang menggunakan komunikasi suara untuk menyentuh konsumen. Dalam era digital seperti sekarang, telemarketing seringkali dianggap kuno dan kurang efektif. Namun, masih banyak perusahaan yang memilih telemarketing sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka.

Sementara itu, menurut David Jobber, seorang ahli pemasaran asal Inggris, telemarketing dapat menjadi alat yang sangat efektif jika digunakan dengan benar. Dengan telemarketing, perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan konsumen potensial tanpa harus bertemu langsung. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dalam waktu yang relatif singkat.

Jadi, meskipun seringkali dianggap sebagai metode pemasaran yang mengganggu, telemarketing tetap memiliki tempatnya dalam dunia bisnis. Yang terpenting adalah bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan telemarketing agar tetap relevan dan efektif di tengah persaingan yang semakin ketat.

Pengertian Telemarketing Menurut Para Ahli

Telemarketing adalah salah satu metode pemasaran yang dilakukan dengan cara menghubungi pelanggan potensial melalui telepon, baik untuk penjualan produk atau jasa, maupun untuk kegiatan promosi. Dalam telemarketing, agen atau tenaga pemasar akan menghubungi calon pelanggan yang telah ditargetkan melalui daftar kontak yang dimiliki perusahaan.

Menurut para ahli, berikut adalah beberapa pengertian telemarketing:

1. Peter J. Rosenwald

Peter J. Rosenwald adalah seorang penulis buku dan ahli pemasaran terkemuka. Ia mendefinisikan telemarketing sebagai “penggunaan media komunikasi seperti telepon untuk melakukan aktivitas pemasaran seperti penjualan, penawaran produk, dan pelayanan pelanggan”. Dalam telemarketing, interaksi dengan pelanggan dilakukan melalui suara, sehingga penjelasan produk atau jasa menjadi kunci utama.

2. Gary M. Sherman

Menurut Gary M. Sherman, seorang ahli pemasaran dan penulis buku terkenal, telemarketing adalah “metode pemasaran yang melibatkan penggunaan telepon untuk menghubungi pelanggan potensial dengan tujuan mencapai target penjualan”. Dalam telemarketing, tenaga pemasar harus memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik untuk meyakinkan calon pelanggan agar tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

3. William L. Wilkie

Pendapat William L. Wilkie tentang telemarketing adalah “proses pemasaran yang menggunakan telepon sebagai media komunikasi untuk mempengaruhi dan mengajak pelanggan potensial dalam aktivitas penjualan”. Dalam telemarketing, penting untuk menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan potensial agar mereka merasa nyaman dan terpercaya dalam bertransaksi.

4. Bart J. Hawkins

Bart J. Hawkins adalah salah satu ahli pemasaran terkemuka yang memberikan pengertian telemarketing sebagai “strategi pemasaran yang menggunakan telepon untuk mempromosikan produk atau jasa kepada pelanggan potensial melalui percakapan tatap muka virtual”. Dalam telemarketing, tenaga pemasar harus mampu menyampaikan informasi produk atau jasa secara jelas dan mengatasi keberatan yang mungkin muncul dari calon pelanggan.

5. Scott M. Cutlip

Penulis buku terkenal di bidang pemasaran, Scott M. Cutlip, mengungkapkan definisi telemarketing sebagai “kegiatan penjualan atau promosi suatu produk atau jasa yang dilakukan melalui telepon”. Dalam telemarketing, penting untuk dapat mengidentifikasi kebutuhan calon pelanggan dan memberikan solusi yang tepat agar mereka tertarik dan mau bertransaksi.

6. Philip Kotler

Philip Kotler, ahli pemasaran yang sangat diakui, menjelaskan bahwa telemarketing adalah “kegiatan pemasaran yang dilakukan secara langsung dengan menggunakan telepon untuk menjual produk atau jasa”. Dalam telemarketing, diperlukan keahlian dalam menjalin hubungan dengan pelanggan potensial untuk mencapai target penjualan yang diinginkan.

7. Gary Armstrong

Gary Armstrong, seorang akademisi dan penulis buku pemasaran yang terkenal, mengatakan bahwa telemarketing adalah “salah satu bentuk pemasaran langsung di mana perusahaan menggunakan telepon untuk menghubungi pelanggan potensial”. Dalam telemarketing, penting untuk memiliki skrip yang disiapkan dengan baik dan mampu menjawab pertanyaan atau keberatan pelanggan dengan baik.

8. Michael J. Baker

Menurut Michael J. Baker, seorang ahli pemasaran internasional, telemarketing adalah “metode pemasaran yang melibatkan penggunaan telepon sebagai alat komunikasi untuk menjual produk atau jasa kepada pelanggan potensial”. Dalam telemarketing, penting untuk dapat menjelaskan keunggulan produk atau jasa dengan baik agar calon pelanggan tertarik untuk membelinya.

9. E. Jerome McCarthy

E. Jerome McCarthy, penulis buku dan profesor pemasaran terkenal, memberikan pengertian telemarketing sebagai “kegiatan pemasaran langsung yang melibatkan menggunakan telepon untuk mengontak pelanggan potensial”. Dalam telemarketing, metode persuasi dan negosiasi perlu diterapkan dengan baik agar pelanggan potensial tertarik dan mau melakukan pembelian.

10. Don E. Schultz

Don E. Schultz, seorang akademisi dan peneliti pemasaran, mendefinisikan telemarketing sebagai “metode pemasaran yang melibatkan penggunaan telepon untuk mendapatkan pelanggan potensial dan mengkomunikasikan penawaran produk atau jasa”. Dalam telemarketing, penting untuk dapat memberikan pemahaman yang jelas tentang manfaat produk atau jasa kepada calon pelanggan.

Kelebihan Pengertian Telemarketing Menurut Para Ahli

Berikut adalah 4 kelebihan telemarketing menurut para ahli:

1. Mencapai Target Penjualan dengan Cepat

Telemarketing memungkinkan perusahaan untuk mencapai target penjualan dengan cepat karena dapat langsung menghubungi pelanggan potensial melalui telepon. Dalam waktu yang singkat, tenaga pemasar dapat menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan dan mempengaruhi calon pelanggan untuk melakukan pembelian.

2. Interaksi Langsung dengan Pelanggan

Dalam telemarketing, tenaga pemasar dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan potensial. Hal ini memungkinkan untuk lebih memahami kebutuhan dan preferensi calon pelanggan sehingga dapat memberikan solusi yang sesuai dan meningkatkan peluang penjualan.

3. Hemat Waktu dan Biaya

Telemarketing merupakan metode pemasaran yang relatif hemat waktu dan biaya. Dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional seperti pemasangan iklan televisi atau koran, telemarketing memungkinkan perusahaan menghemat biaya yang besar. Selain itu, tenaga pemasar dapat mencapai banyak pelanggan potensial dalam waktu yang relatif singkat.

4. Dapat Menciptakan Hubungan yang Baik dengan Pelanggan

Dalam telemarketing, interaksi antara tenaga pemasar dan pelanggan potensial dapat berlangsung secara personal. Hal ini memungkinkan untuk menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan, yang dapat membantu dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan.

Kekurangan Pengertian Telemarketing Menurut Para Ahli

Berikut adalah 4 kekurangan telemarketing menurut para ahli:

1. Tidak Dapat Menjangkau Seluruh Pelanggan Potensial

Telemarketing terbatas pada interaksi melalui telepon, sehingga tidak dapat menjangkau seluruh pelanggan potensial. Beberapa pelanggan potensial mungkin tidak memiliki akses telepon atau tidak tertarik untuk menerima panggilan dari tenaga pemasar.

2. Gangguan dan Keberatan dari Pelanggan

Beberapa pelanggan mungkin merasa terganggu dan tidak nyaman ketika menerima panggilan telemarketing. Mereka juga mungkin memiliki keberatan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini dapat menghambat proses penjualan dan menyebabkan penolakan dari calon pelanggan.

3. Kurangnya Efektifitas Komunikasi Non-verbal

Telemarketing tidak dapat menampilkan komunikasi non-verbal seperti bahasa tubuh atau ekspresi wajah yang dapat mempengaruhi proses penjualan. Komunikasi hanya terbatas pada suara, yang dapat mengurangi kemampuan tenaga pemasar untuk meyakinkan calon pelanggan dan mengatasi keberatan yang mungkin muncul.

4. Informasi Tidak Bisa Disampaikan Secara Lengkap

Dalam telemarketing, seringkali sulit untuk menyampaikan informasi produk atau jasa secara lengkap karena terbatasnya waktu dan keterbatasan medium komunikasi. Penjelasan yang tidak lengkap dapat menyebabkan ketidakjelasan bagi calon pelanggan dan berdampak negatif terhadap minat mereka untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

FAQ Pengertian Telemarketing Menurut Para Ahli

Berikut adalah 4 pertanyaan yang sering diajukan tentang pengertian telemarketing:

1. Apa keuntungan menggunakan telemarketing sebagai metode pemasaran?

Telemarketing memiliki keuntungan seperti mencapai target penjualan dengan cepat, interaksi langsung dengan pelanggan, hemat waktu dan biaya, serta dapat menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan.

2. Bagaimana cara mengatasi keberatan dari pelanggan dalam telemarketing?

Untuk mengatasi keberatan dari pelanggan, tenaga pemasar perlu mendengarkan dengan baik, memberikan penjelasan yang jelas dan mengatasi kekeliruan atau keraguan yang muncul. Selain itu, penting untuk tetap profesional dan menghormati keputusan pelanggan apapun itu.

3. Apakah telemarketing efektif dalam mencapai target penjualan?

Telemarketing dapat efektif dalam mencapai target penjualan jika dilakukan dengan strategi yang baik. Dalam telemarketing, penting untuk menargetkan pelanggan potensial dengan cermat, menyampaikan informasi produk atau jasa dengan jelas, dan memiliki keterampilan persuasi yang baik.

4. Apakah telemarketing dapat digunakan dalam berbagai industri?

Iya, telemarketing dapat digunakan dalam berbagai industri, baik itu perbankan, asuransi, pendidikan, pariwisata, dan sebagainya. Metode telemarketing dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik industri tertentu.

Kesimpulannya, telemarketing adalah metode pemasaran yang melibatkan penggunaan telepon untuk menghubungi pelanggan potensial dengan tujuan mencapai target penjualan. Berdasarkan definisi para ahli, telemarketing mencakup penggunaan telepon untuk pemasaran, penjualan, penawaran produk, pelayanan pelanggan, dan promosi. Telemarketing memiliki kelebihan seperti mencapai target penjualan dengan cepat, interaksi langsung dengan pelanggan, hemat waktu dan biaya, serta dapat menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan. Namun, juga terdapat kekurangan seperti tidak dapat menjangkau seluruh pelanggan potensial, adanya keberatan dari pelanggan, keterbatasan efektivitas komunikasi non-verbal, dan keterbatasan dalam menyampaikan informasi secara lengkap. Penting untuk memahami pengertian telemarketing agar dapat memanfaatkannya secara efektif dan meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *