Pengertian Persediaan Menurut Para Ahli

Utami Maharini

Menurut para ahli, persediaan adalah jumlah barang atau bahan yang disimpan oleh suatu perusahaan untuk digunakan dalam proses produksi atau untuk dijual kepada konsumen. Para ahli ekonomi menganggap persediaan sebagai salah satu aset yang penting bagi suatu perusahaan, karena dapat mempengaruhi kinerja dan keuntungan perusahaan tersebut.

Menurut Joseph Juran, seorang pakar manajemen kualitas, persediaan merupakan “uang yang tersembunyi” dalam suatu perusahaan. Artinya, persediaan yang tidak efisien dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi perusahaan. Oleh karena itu, manajemen persediaan yang baik sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja perusahaan.

Sementara itu, menurut Paul Hawken, seorang pakar bisnis dan penulis, persediaan adalah seperti “uang di lemari es” yang harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi pemborosan. Dengan mengelola persediaan dengan efisien, perusahaan dapat meningkatkan profitabilitasnya dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Secara umum, para ahli sepakat bahwa persediaan adalah aset yang penting dalam bisnis dan harus dikelola dengan baik agar tidak merugikan perusahaan. Dengan memahami pengertian persediaan menurut para ahli, diharapkan perusahaan dapat mengoptimalkan kinerja dan meraih kesuksesan dalam dunia bisnis yang kompetitif.

Pengertian Persediaan Menurut Para Ahli

Persediaan dalam manajemen adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan sebuah bisnis. Persediaan merujuk pada segala jenis barang atau bahan yang disimpan oleh perusahaan untuk keperluan produksi atau penjualan di masa yang akan datang. Dalam hal ini, para ahli telah memberikan pengertian persediaan yang mencakup berbagai aspek. Berikut adalah 10 pengertian persediaan menurut para ahli:

1. Philip Kotler

Menurut Philip Kotler, persediaan adalah jumlah barang yang dimiliki oleh perusahaan pada satu waktu tertentu yang diperoleh melalui pembelian, produksi, atau transfer dari pemasok eksternal.

2. Paul G. Herzfeld

Paul G. Herzfeld menjelaskan bahwa persediaan adalah kumpulan barang yang dimiliki oleh perusahaan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Persediaan ini mencakup barang jadi maupun bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi.

3. G. C. Beri

G. C. Beri mendefinisikan persediaan sebagai total investasi perusahaan dalam bentuk bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi yang tersedia untuk dijual. Persediaan ini merupakan aset yang bernilai dan harus dikelola dengan baik.

4. William J. Stevenson

Menurut William J. Stevenson, persediaan adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan untuk menunjang kegiatan operasional. Persediaan ini meliputi bahan baku, barang dalam proses, barang jadi, dan barang dalam perjalanan.

5. James R. Stock

James R. Stock memberikan pengertian bahwa persediaan adalah jumlah barang yang dimiliki oleh perusahaan pada suatu waktu tertentu yang tersedia untuk dijual kepada pelanggan. Persediaan ini juga mencakup barang yang belum diproses secara lengkap.

6. M. Mahbub Hossain

M. Mahbub Hossain menjelaskan bahwa persediaan adalah barang atau bahan yang dimiliki oleh perusahaan untuk pemenuhan kebutuhan produksi atau penjualan. Persediaan ini berfungsi untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan pasar.

7. David F. Glawischnig

David F. Glawischnig mengatakan bahwa persediaan adalah segala jenis item atau bahan yang dimiliki oleh perusahaan untuk digunakan dalam kegiatan produksi atau penjualan. Persediaan ini harus diatur dengan baik agar tidak menghambat alur produksi.

8. Richard D. Irwin

Persediaan menurut Richard D. Irwin adalah total barang atau bahan yang dimiliki oleh perusahaan pada satu waktu tertentu yang akan digunakan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Persediaan ini harus terkendali dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian.

9. Paul R. Lawrence

Paul R. Lawrence menjelaskan bahwa persediaan merujuk pada benda atau barang yang dimiliki oleh perusahaan pada suatu waktu tertentu yang digunakan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Persediaan ini bisa berbentuk barang jadi maupun bahan baku.

10. S.C. Gupta

S.C. Gupta menyatakan bahwa persediaan adalah segala jenis barang atau bahan yang dimiliki oleh perusahaan pada suatu waktu tertentu untuk menyokong kegiatan produksi atau penjualan. Persediaan ini harus dikelola dengan baik agar tidak menghambat kegiatan operasional perusahaan.

Kelebihan Persediaan Menurut Para Ahli

Setelah mengetahui pengertian persediaan menurut para ahli, berikut adalah 4 kelebihan pengertian persediaan menurut para ahli:

1. Memastikan Ketersediaan Barang

Pengertian persediaan yang telah dijelaskan oleh para ahli menunjukkan bahwa persediaan bertujuan untuk memastikan ketersediaan barang di perusahaan. Dengan memiliki persediaan yang cukup, perusahaan dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktu.

2. Mengantisipasi Fluktuasi Permintaan

Persediaan juga berfungsi untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan pasar. Dengan memiliki persediaan yang mencukupi, perusahaan dapat menghadapi fluktuasi permintaan tanpa perlu khawatir kehabisan stok barang.

3. Meminimalisir Risiko Keterlambatan

Dalam menjalankan bisnis, keterlambatan dalam pengiriman barang dapat berdampak negatif terhadap kepuasan pelanggan. Dengan memiliki persediaan yang cukup, perusahaan dapat meminimalisir risiko keterlambatan pengiriman dan menjaga kepercayaan pelanggan.

4. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Kelebihan lain dari pengertian persediaan menurut para ahli adalah dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Dengan memiliki persediaan yang terkelola dengan baik, perusahaan dapat mengoptimalkan proses produksi dan menghindari kekurangan bahan baku.

Kekurangan Persediaan Menurut Para Ahli

Tidak hanya memiliki kelebihan, pengertian persediaan menurut para ahli juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Biaya Penyimpanan

Pemeliharaan persediaan memerlukan biaya dari segi penyimpanan, perawatan, dan keamanan barang. Biaya ini dapat menjadi beban tambahan bagi perusahaan, terutama jika persediaan tidak terkelola dengan baik dan mengalami kerusakan atau kerugian.

2. Ketidakpastian Permintaan

Salah satu kekurangan dari persediaan adalah ketidakpastian dalam permintaan pasar. Jika persediaan terlalu banyak dan permintaan menurun, perusahaan akan mengalami kerugian akibat kelebihan stok yang tidak terjual.

3. Penurunan Nilai Barang

Persediaan juga rentan mengalami penurunan nilai seiring berjalannya waktu. Barang yang disimpan terlalu lama atau sudah tidak relevan lagi dapat mengalami penurunan nilai, yang pada akhirnya dapat berdampak pada keuangan perusahaan.

4. Risiko Kehilangan Barang

Kelemahan lain dari persediaan adalah risiko kehilangan atau pencurian barang. Jika persediaan tidak terjaga dengan baik, perusahaan dapat mengalami kerugian akibat kerugian atau kehilangan barang yang disimpan.

Frequently Asked Questions (FAQ) tentang Persediaan

1. Apa saja jenis persediaan yang ada dalam sebuah perusahaan?

Ada beberapa jenis persediaan yang umumnya ada dalam perusahaan, antara lain persediaan bahan baku, barang dalam proses, barang setengah jadi, dan barang jadi. Setiap jenis persediaan memiliki peranan dan manfaatnya masing-masing dalam proses produksi dan penjualan perusahaan.

2. Bagaimana cara mengelola persediaan agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan stok?

Untuk mengelola persediaan dengan baik, perusahaan perlu melakukan perencanaan yang matang, seperti melakukan peramalan permintaan dengan akurat dan melakukan evaluasi secara berkala terhadap persediaan yang ada. Perusahaan juga perlu menjaga keseimbangan antara persediaan dan permintaan pelanggan untuk menghindari kelebihan maupun kekurangan stok.

3. Apa dampak dari kelebihan persediaan?

Kelebihan persediaan dapat menyebabkan beban keuangan yang tidak perlu, mengurangi ruang penyimpanan, serta meningkatkan risiko kerusakan atau penurunan nilai barang. Kelebihan persediaan juga dapat menyebabkan penumpukan barang yang tidak terjual dan berdampak negatif pada keuangan perusahaan.

4. Bagaimana cara menghitung persediaan yang optimal?

Untuk menghitung persediaan yang optimal, perusahaan perlu memperhitungkan faktor-faktor seperti tingkat permintaan, waktu siklus produksi dan pengiriman, biaya penyimpanan, serta tingkat risiko penyimpanan. Dengan memperhitungkan faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat menentukan jumlah persediaan yang optimal tanpa menimbulkan risiko kelebihan atau kekurangan stok.

Kesimpulan

Dalam menjalankan bisnis, pengertian persediaan menurut para ahli menjadi penting untuk dipahami dan diterapkan. Persediaan merupakan aset yang harus dikelola dengan baik agar tidak menghambat kegiatan operasional perusahaan. Dalam mengelola persediaan, perusahaan perlu memahami kelebihan dan kekurangannya serta melakukan perencanaan dan evaluasi secara berkala. Dengan mengelola persediaan dengan baik, perusahaan dapat memastikan ketersediaan barang, mengantisipasi fluktuasi permintaan, meminimalisir risiko keterlambatan, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *