Pengertian Penyakit Darah Rendah, Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Avatar
Penyakit Darah Rendah
Ilustrasi Foto Penyakit Darah Rendah (Foto : alodokter.com)

Viktolia – Penyakit darah rendah atau yang biasa dikenal dengan hipotensi merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika tekanan darah seseorang berada di bawah batas normal.

Tekanan darah manusia dapat dikatakan normal jika berada pada skala 120/80 mm Hg (milimeter air raksa). Jika berada pada skala tersebut, maka tekanan darah seseorang dapat dikatakan normal.

Penyakit darah rendah biasanya juga sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang sangat serius ketika tekanan darah sistolik (tekanan darah saat jantung berkontraksi) turun di bawah 90 mm Hg atau tekanan darah diastolik (tekanan darah saat jantung beristirahat) turun di bawah 60 mm Hg.

Meskipun pada umumnya penyakit darah rendah dianggap sebagai masalah yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan tekanan darah tinggi, namun tetap saja darah rendah dapat mengganggu kesehatan dan memerlukan perawatan medis.

Gejala Penyakit Darah Rendah

Gejala penyakit darah rendah biasanya berbeda-beda, tergantung dari seberapa rendah tekanan darah yang dialami oleh penderita dan seberapa cepat penurunannya. Dan berikut beberapa gejala penyakit darah rendah yang dapat dikenali.

  • Pusing: Ini merupakan gejala paling umum yang sering terjadi saat seseorang terkena penyakit darah rendah. Pusing biasanya dapat terjadi saat seseorang berdiri secara tiba-tiba atau setelah berbaring lama.
  • Lemas dan Kelelahan: Para penderita darah rendah biasanya akan merasa lemas dan rasa lelah yang berlebihan.
  • Kulit Terlihat Pucat: Karena aliran darah ke kulit berkurang, maka secara otomatis kulit akan menjadi pucat.
  • Detak Jantung Terasa Cepat: Saat seseorang terkena penyakit darah rendah, tubuh cenderung akan lebih meningkatkan denyut jantung untuk mengkompensasi tekanan darah rendah.
  • Terasa Mual dan Muntah: Gejala ini dapat terjadi karena aliran darah tidak dapat mengakses ke sistem pencernaan dengan sangat baik.

Penyebab Penyakit Darah Rendah

Penyakit darah rendah biasanya terjadi karena beberapa faktor, dan berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit darah rendah.

  • Dehidrasi: Kekurangan cairan dalam tubuh ternyata dapat menyebabkan penurunan volume darah dan mengakibatkan tekanan darah menjadi rendah.
  • Perubahan Posisi Tubuh yang Cepat: Perubahan posisi tubuh yang cepat, misalnya saja seperti posisi berdiri setelah duduk atau berbaring juga dapat menyebabkan hipotensi ortostatik atau penyakit darah rendah sementara.
  • Efek Samping Obat: Beberapa obat-obatan seperti diuretik dan antidepresan ternyata dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.
  • Adanya Masalah Pada Jantung: Gangguan jantung seperti aritmia atau gagal jantung juga dapat mengganggu kemampuan jantung untuk memompa darah dengan cukup kuat hingga menyebabkan tekanan darah menjadi rendah.
  • Kekurangan Darah: Jika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, pasokan oksigen ke seluruh tubuh tentunya bisa terganggu.

Pengobatan Penyakit Darah Rendah

Pengobatan terhadap penyakit ini tentunya sangat bergantung pada penyebabnya. Jika darah rendah terjadi akibat dehidrasi, maka solusi utamanya yaitu dengan meminum lebih banyak air.

Namun jika darah rendah yang terjadi tidak hanya sekedar dehidrasi saja, maka Anda sangat dianjurkan untuk memeriksakannya ke pihak medis dan melakukan beberapa pengobatan sebagai berikut!

  • Melakukan Perubahan Terhadap Gaya Hidup: Melakukan perubahan terhadap gaya hidup merupakan salah satu langkah pengobatan yang harus dilakukan, misalnya saja dengan memakan makanan yang kaya akan garam. Ini tentunya dapat membantu dalam meningkatkan tekanan darah. Hindari juga untuk berdiri terlalu cepat setelah duduk atau berbaring. Karena hal ini akan membuat Anda cenderung mengalami pusing.
  • Konsumsi Obat-Obatan yang Dianjurkan: Dokter mungkin akan memberikan obat-obatan tertentu, seperti vasopressor untuk membantu dalam meningkatkan tekanan darah. Konsumsilah obat-obatan tersebut sesuai dengan resep yang telah diberikan oleh dokter.
  • Lakukan Terapi Fisik: Terapi fisik atau fisioterapi ternyata dapat membantu dalam melatih tubuh untuk mengatasi hipotensi ortostatik.
  • Lakukan Perawatan Terhadap Penyebab Utamanya: Jika penyebab utama penyakit tersebut karena adanya masalah medis yang lebih serius, misalnya saja seperti anemia atau gangguan jantung, lakukanlah perawatan dan pengobatan terhadap penyakit yang menjadi penyebab utamanya.

Kesimpulan

Penyakit darah rendah merupakan sebuah kondisi medis yang terjadi ketika tekanan darah seseorang turun di bawah batas normal.

Gejala dari penyakit ini juga bervariasi, seperti pusing, lemas, kulit pucat, dan yang lainnya. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda merasa menderita penyakit darah rendah.

Hal ini dilakukan agar penyakit yang Anda derita bisa langsung mendapatkan penanganan serta menghindari komplikasi yang jauh lebih serius di masa yang akan datang.

Baca Artikel Viktolia.Id yang Lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *