Pengertian Pengendalian Menurut Para Ahli

Utami Maharini

Pengendalian, sebuah konsep yang tidak asing di dunia bisnis dan manajemen. Namun, apa sebenarnya pengendalian itu menurut para ahli?

Menurut Stoner dan Wankel (2008), pengendalian adalah proses pemantauan terhadap aktivitas yang dilakukan untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dalam kata lain, pengendalian adalah upaya untuk memastikan bahwa segala sesuatu berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Sedangkan menurut Robbins dan Coulter (2009), pengendalian merupakan proses yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi serta memastikan bahwa segala sesuatu berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dari pengertian para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengendalian adalah bagian penting dalam sebuah organisasi untuk memastikan bahwa segala sesuatu berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dengan adanya pengendalian, perusahaan dapat lebih mudah mengidentifikasi masalah yang muncul dan segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.

Pengertian Pengendalian Menurut Para Ahli

Pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yang penting dalam sebuah organisasi. Menurut para ahli, pengendalian dapat diartikan sebagai proses yang dilakukan untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai dengan efektif dan efisien. Dalam pengendalian, dilakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan terhadap aktivitas dan kinerja organisasi secara menyeluruh.

1. Menurut Harold Koontz dan Heinz Weihrich

Menurut Koontz dan Weihrich, pengendalian adalah suatu praktek yang dilakukan manajer untuk memastikan bahwa semua aktivitas yang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Aktivitas pengendalian mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan pengarahan dalam mencapai tujuan organisasi.

2. Menurut George R. Terry

Terry mengatakan bahwa pengendalian adalah suatu proses untuk memastikan bahwa tujuan yang telah ditetapkan tercapai dengan menggunakan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien. Dalam proses pengendalian, dilakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan agar tujuan organisasi tercapai dengan baik.

3. Menurut Henry Fayol

Fayol mendefinisikan pengendalian sebagai sebuah fungsi manajemen yang dilakukan untuk memastikan bahwa semua aktivitas dalam organisasi berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan. Pengendalian meliputi pencapaian tujuan, pengawasan mutu, dan pengawasan produktivitas organisasi.

4. Menurut Peter Drucker

Drucker berpendapat bahwa pengendalian adalah langkah-langkah yang diambil untuk memastikan bahwa setiap anggota organisasi bertindak sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. Dalam pengendalian, dilakukan pemantauan terhadap kinerja individu dan organisasi untuk memastikan pencapaian tujuan organisasi.

5. Menurut Robert N. Anthony

Anthony menjelaskan bahwa pengendalian adalah proses yang dilakukan manajemen untuk mengarahkan dan mengawasi aktivitas organisasi agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Aktivitas pengendalian mencakup perumusan tujuan, perencanaan taktis, pengawasan operasional, dan evaluasi kinerja organisasi.

6. Menurut James A.F. Stoner

Stoner mengungkapkan bahwa pengendalian adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk memastikan bahwa semua aktivitas dalam organisasi terlaksana sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pengendalian melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam mencapai hasil yang diinginkan.

7. Menurut M. Kocekuğlar

Kocekuğlar menekankan bahwa pengendalian adalah proses yang digunakan oleh manajemen untuk memastikan bahwa setiap aktivitas dalam organisasi dilakukan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan. Pengendalian melibatkan pemantauan kinerja, evaluasi kinerja, dan pengambilan tindakan perbaikan.

8. Menurut Richard L. Daft

Daft menjelaskan bahwa pengendalian adalah praktek manajerial yang melibatkan pengawasan terhadap aktivitas organisasi untuk memastikan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Pengendalian melibatkan pengawasan atas tujuan, pengawasan atas sumber daya, dan pengawasan atas proses dalam organisasi.

9. Menurut Stephen P. Robbins

Robbins mendefinisikan pengendalian sebagai serangkaian aktivitas yang dilakukan manajer untuk memastikan pencapaian tujuan organisasi dengan efektif dan efisien. Aktivitas pengendalian meliputi penentuan standar kinerja, pemantauan kinerja, dan pengambilan tindakan perbaikan.

10. Menurut Richard D. Irwin

Irwin menjelaskan bahwa pengendalian adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk memastikan bahwa semua aktivitas dalam organisasi dilakukan sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. Pengendalian melibatkan evaluasi kinerja, pengukuran efisiensi, dan tindakan perbaikan dalam organisasi.

Kelebihan Pengertian Pengendalian Menurut Para Ahli

1. Meningkatkan Efektivitas Organisasi

Dengan adanya pengendalian yang baik, organisasi dapat mencapai tujuannya dengan lebih efektif. Pengendalian memastikan bahwa seluruh aktivitas berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tidak menyimpang dari tujuan yang diinginkan.

2. Meningkatkan Efisiensi Organisasi

Dengan pengendalian yang efektif, organisasi dapat menggunakan sumber daya dengan lebih efisien. Pengendalian memastikan bahwa sumber daya digunakan secara optimal sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga mengurangi pemborosan dan meningkatkan produktivitas.

3. Meningkatkan Kualitas Produk dan Layanan

Pengendalian yang baik juga dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan yang ditawarkan oleh organisasi. Pengendalian memastikan bahwa setiap proses produksi dan pelayanan dilakukan dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan produk dan layanan yang berkualitas tinggi.

4. Meningkatkan Koordinasi dan Kolaborasi

Pengendalian yang efektif juga dapat meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar departemen atau unit dalam organisasi. Dengan adanya pengendalian yang baik, setiap aktivitas dapat saling terkoordinasi dan berkolaborasi secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan.

Kekurangan Pengertian Pengendalian Menurut Para Ahli

1. Birokrasi yang Berlebihan

Pengendalian yang berlebihan dapat menyebabkan terbentuknya birokrasi yang kompleks dan memakan waktu. Proses pengendalian yang terlalu rumit dan berbelit-belit dapat menghambat fleksibilitas dan inovasi dalam organisasi.

2. Kurangnya Fleksibilitas

Pengendalian yang terlalu ketat dapat mengurangi fleksibilitas dalam menghadapi perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal. Organisasi yang terlalu fokus pada pengendalian cenderung sulit beradaptasi dengan situasi yang berubah.

3. Keterlambatan dalam Pengambilan Keputusan

Jika proses pengendalian terlalu rumit, maka pengambilan keputusan dalam organisasi dapat menjadi lambat. Hal ini dapat menghambat respons yang cepat terhadap perubahan dan mengurangi ketepatan dalam mengatasi masalah yang muncul.

4. Meningkatkan Tekanan Kerja

Pengendalian yang terlalu ketat dapat meningkatkan tekanan kerja bagi karyawan. Karyawan mungkin merasa terbebani dengan jumlah pengendalian yang harus dipenuhi dan ini dapat mempengaruhi kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa yang dimaksud dengan pengendalian menurut para ahli?

Pengendalian menurut para ahli adalah proses yang dilakukan manajemen untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai dengan efektif dan efisien. Aktivitas pengendalian meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam mencapai hasil yang diinginkan.

2. Mengapa pengendalian penting dalam sebuah organisasi?

Pengendalian penting dalam sebuah organisasi karena dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi. Pengendalian memastikan bahwa seluruh aktivitas berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tidak menyimpang dari tujuan yang diinginkan.

3. Bagaimana implementasi pengendalian dilakukan dalam sebuah organisasi?

Implementasi pengendalian dilakukan dengan melakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan terhadap aktivitas dan kinerja organisasi secara menyeluruh. Setiap unit atau departemen dalam organisasi memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pengendalian sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

4. Apa risiko jika pengendalian tidak dilakukan dengan baik?

Jika pengendalian tidak dilakukan dengan baik, risiko yang dapat terjadi antara lain ketidakmampuan mencapai tujuan organisasi, pemborosan sumber daya, penurunan kualitas produk atau layanan, serta kurangnya koordinasi dan kolaborasi antar unit dalam organisasi.

Secara kesimpulan, pengendalian adalah proses yang dilakukan manajemen untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai dengan efektif dan efisien. Pengendalian memiliki kelebihan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar unit dalam organisasi. Namun, pengendalian juga memiliki kekurangan seperti birokrasi yang berlebihan, kurangnya fleksibilitas, keterlambatan dalam pengambilan keputusan, dan peningkatan tekanan kerja bagi karyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *