Berita  

Kemenparekraf Dukung Misi Pendakian Seven Summit Gunung Aconcagua Argentina

Avatar
Kemenparekraf
Kemenparekraf Dukung Misi Pendakian Seven Summit Gunung Aconcagua Argentina

Viktolia – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) mendukung misi pendakian yang akan dijalankan Khansa Syahlaa, siswa kelas XII SMA Labschool Rawamangun, Jakarta Timur di Gunung Aconcagua, Argentina pada 20 Januari – 13 Februari 2024.

Dalam “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024), Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan gunung ini adalah gunung keempat yang didaki oleh Khansa dari ketujuh puncak gunung tertinggi di tujuh benua yang dikenal dengan sebutan Seven Summit.

Khansa adalah salah satu brand ambassador Eiger Adventure yang pada tahun 2017 telah berhasil mencapai puncak tertinggi di Indonesia yaitu Cartenz Pyramide (4.884 mdpl), Gunung Kilimanjaro di Tanzania (5.895 mdpl), dan Gunung Elbrus di Rusia (5.642 mdpl) pada 2022 silam.

“Khansa ini sudah kedua kalinya hadir di sini dan saya berterima kasih juga kepada Eiger atas support-nya,” kata Sandiaga.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, menyampaikan misi ekspedisi yang dilakukan oleh Khansa ini menjadi momentum promosi potensi wisata minat khusus di Indonesia. Mengingat Indonesia memiliki banyak memiliki keanekaragaman alam yang bisa menjadi daya tarik wisata.

“Kehadiran Khansa di dunia pendakian gunung ini kami harap bisa menjadi brand ambassador yang membawa nama Indonesia bahwa Indonesia juga memiliki komunitas pendaki gunung yang luar biasa. Kami berharap Khansa nanti bisa menceritakan kepada teman-teman komunitas di sana bahwa di Indonesia ada 400 gunung api yang sangat menarik,” kata Vinsensius.

Sementara itu, Khansa mengatakan dirinya saat ini sedang mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk menjalankan ekspedisi ini. “Gunung ini masuk level yang sulit karena ketinggiannya hampir 7.000 mdpl jadi pastinya saya mempersiapkan latihan fisik, mental, dan juga perlengkapan dari lama tapi saat ini sedang fokus latihan fisik karena sebentar lagi mau berangkat,” kata Khansa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *